Selasa, 21 Agustus 2012

Sejenak Refresing 100% Indonesia




Balon ku ada lima, rupa-rupa warnanya
hijau kuning kelabu, merah muda dan biru
meletus balon hijau, hatiku sangat kacau
balonku tinggal empat, kupegang erat-erat

Aku anak Indonesia, sehat dan kuat
karena mama memberi, batu batre ABC
sehat kuat dan tahan lama

A, aku mirip Anjasmara
B, Body mirip Bery Prima
C, Calon suami marshanda
D, tak ada cowok se-peDe gue

Tul jainak jae jatul pak Djayadi
ngamen sudah lama tapi belum naik haji
Tul jainak jae jatul pak Djayadi
ngamen sudah lama tapi belum masuk ABRI
Tul jainak jae jatul pak Djayadi
ngamen sudah lama tapi belum punya istri

Siapa tau... siapa tau nasib orang
sekarang kami ngamen, besok saingan peterpan
Sekarang jadi sopir, besok punya pabrik mobil
sekarang jadi direktur, besok jadi tukang cukur

"SATU NUSA WAHAI SATU BANGSA, SATU TANAH AIR INDONESIA, 
 SALING MENGHORMATI, SALING MENGHARGAI,
 ANTAR UMAT BERAGAMA, HIDUP RUKUN DAN BER-PANCASILA.

 ADA AGAMA ISLAM, ADA AGAMA KRISTEN, 
 ADA AGAMA HINDU, DAN ADA AGAMA BUDHA,
 TETAP JALIN KERUKUNAN, ANTAR UMAT BERAGAMA,
 AGAR TIDAK TERJADI PERTUMPAHAN DARAH.

 CONTOHNYA KASUS AMBON, BELUM JUGA TERATASI,
 PALESTINA SAMA ISRAEL, YANG KINI JADI MISTERI,
 DAN DITAMBAH LAGI DENGAN RENCANA BOM BALI.

 KUINGIN SATU BENDERA, BENDERAKU MERAH PUTIH,
 KUINGIN SATU REPUBLIK, REPUBLIK KU INDOENSIA,
 DENGAN SATU DASAR, DASARNYA PANCASILA,
 DENGAN SATU PACAR, PACAR YANG SETIA"

Biar saling setia, ya diajari shalat
shalatnya dimana, di mesjid Surabaya
Imamnya siapa?, bapak Abdurahman Wahid,
Baca doa siapa?, bapak Amien Rais,
Pembagi Kue siapa?, bapak SBY,
yang bikin nasi tumpeng, Ibu Megawati,
Itu yang dinamakan hidangan elite Politik,
yang serta menciptakan "Gema Ripah Loh Jinawi".

Negeriku, Indonesia Baru.
Orangnya sensitif, ada juga yang sok artis.
contohnya siapa?, salah satu mahasiswa.
Mahasiswa Bandung pandai bermain sinetron,
sinetron percintaan, Bandung Lautan Asmara.

"SATU NUSA WAHAI SATU BANGSA, SATU BAHASA INDONESIA"
satu cewek, cewek yang setia
bila cewek selingkuh, "ya digantung saja"
bila cowok selingkuh, "harap dimaklum saja"

Berhati-hatilah, wahai para rombongan,
karena siang ini, banyak tuyul di belakang.
Jagalah pacar anda, jangan sampai hilang,
kalau sampai hilang, segera lapor Satria Baja Hitam,
atau si DORAEMON.

Maafkan saudara, kami tidak memaksan
karena memaksa, dilarang agama
kalau tidak percaya, silahkan tanya saja
kepada pacar saya, yang duduk di belakang saya.

Siapa sih yang suruh nona cantik, 
berkoleksi sepeti pragawati
kerudung ungu, aduhai cantik sekali, 
bikin aku rindu setengah mati.

Kerudung ungu bikin aku penasaran, 
kayak artis yang nongkrong di kuburan.
Jangan sampai kau menolak cintaku, 
ku panggilkan salebnya pak Guru.

Kalau pak dosen gak mempan,
aku panggil bu dosen.
Kalau bu dosesn gak mempan,
"aku bunuh diri makan saleb 88".

Indonesia orangnya sakti-sakti.
Ada Jaka Tingkir, ada Abi Darma
Ada Wiro Sableng, ada Tukul Arwana.
Ada yang menakutkan, yaitu nenek lampir.

Sekali digoyang, Israel kocar-kacir.
2 kali digoyang, Amerika hancur lebur,
sering kali digoyang, mak lampir terlambat datang bulan.

Aduh kamu, duhai gadis ayu yang paling lemu, 
mengapa dulu kamu bilang sayang padaku?
Tapi mengapa kini kau berlalu, setelah kau tahu ngamen profesiku

Tega nian dirimu tinggalkan aku sayang.
Setelah kau dapat cowok yang baru
Soal uang aku disayang-sayang, 
soal cinta aku langsung kau tendang.

Wou, wou, hai-hai-hai. Cewek jaman sekarang, rata-rata.
rata-rata mata duitan.
Wou, wou, hai-hai-hai. Cowok jaman sekarang, 100%.
orangnya baikan.

Senin, 13 Agustus 2012

DOA ST. FRANSISKUS DARI ASSISI

TUHAN, jadikanlah aku pembawa damai.
Bila terjadi kebencian, jadikanlah aku pembawa cinta kasih.
Bila terjadi penghinaan, jadikanlah aku pembawa pengampunan.
Bila terjadi perselisihan, jadikanlah aku pembawa kerukunan.
Bila terjadi kesesatan, jadikanlah aku pembawa kebenaran.
Bila terjadi kebimbangan, jadikanlah aku pembawa kepastian.
Bila terjadi keputus-asaan, jadikanlah aku pembawa harapan.
Bila terjadi kegelapan, jadikanlah aku pembawa terang.
Bila terjadi kesedihan, jadikanlah aku pembawa sukacita.


Ya Tuhan Allah,
ajarlah aku untuk lebih suka menghibur daripada dihibur;
mengerti daripada dimengerti;
mengasihi daripada dikasihi;
sebab dengan memberi kita menerima;
dengan mengampuni kita diampuni,
dan dengan mati suci kita dilahirkan ke dalam Hidup Kekal.
Amin.

Kamis, 09 Agustus 2012

Segala sesuatu ada waktunya


Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya. 
Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, 
ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam;
ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; 
ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun;
ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; 
ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari;
ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk mengumpulkan batu; 
ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk;
ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi; 
ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang;
ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit; 
ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara;
ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; 
ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai.
Apakah untung pekerja dari yang dikerjakannya dengan berjerih payah?

Aku telah melihat pekerjaan yang diberikan Allah kepada anak-anak manusia untuk melelahkan dirinya.
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, 
bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. 
Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Aku tahu bahwa untuk mereka tak ada yang lebih baik dari pada bersuka-suka dan menikmati kesenangan dalam hidup mereka.
 Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah.

Aku tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya; 
itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi; 
Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia.

Pengkotbah 3:1-14

Selasa, 07 Agustus 2012

Tetapi menurutmu, siapakah Aku ini?



Menurut Beberapa Sahabatku, Cinta itu sama seperti orang yang sedang menunggu bis. Sebuah bis datang, dan kita bilang, "Wah.. terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh! Aku tunggu bis berikutnya aja deh." Kemudian, bis berikutnya datang. 

Kita melihatnya dan berkata, "Aduh bisnya kurang asik nih, nggak bagus lagi.. nggak mau ah.." Bis selanjutnya datang, cool dan kita berminat, tapi seakan-akan dia tidak melihat kita dan lewat begitu saja. Bis keempat berhenti di depan kita. Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kita bilang, "Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku". Maka kita membiarkan bis keempat itu pergi. 

Waktu terus berlalu, kita mulai sadar bahwa kita bisa terlambat pergi ke kantor. Ketika bis kelima datang, kita sudah tak sabar, kita langsung melompat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kita akhirnya sadar kalau kita salah menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kita tuju! Dan kita baru sadar telah menyiakan waktu kita sekian lama. 

Moral dari cerita ini : Sering kali kita menunggu seseorang yang benar-benar ideal untuk menjadi pasangan hidup. Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita. Dan kitapun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan seseorang. 

Tidak ada salahnya memiliki persyaratan untuk calon, tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita. Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju. Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat. tapi kita masih bisa berteriak Kiri ! dan keluar dengan sopan. 

Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depan kita, semuanya bergantung pada keputusan kita. Dari pada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantor, dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi. Cerita ini juga berarti; kalau kebetulan kita menemukan bis yang kosong, kita sukai dan bisa kita percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuan kita, kita dapat berusaha sebisa kita untuk menghentikan bis tersebut di depan kita, agar dia dapat memberi kesempatan kepada kita untuk masuk ke dalamnya.

Karena menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti Bagi kita sendiri, dan bagi dia.

http://www.ceritamu.com/Ceritamu/Kiriman/CINTA,-SEPERTI-MENUNGGU-BIS----BENARKAH-